Manfaat sholat
(Dirangkum dari beberapa sumber)
Ayo jaga sholat kita!!!
Tunaikan minimal shalat yang 5 waktu, manfaat yang disampaikan dalam artikel ini lebih kepada aspek-aspek kesehatan tubuh, semoga manfaat dan mendorong kita untuk mampu selalu menunaikannya dengan berkualitas.
Sholat Shubuh
Sholat shubuh yang dilakukan saat
terbitnya fajar hingga hampir terbitnya matahari ini ternyata dapat membantu
menjaga kesehatan paru-paru. Mengapa?
Sebab saat waktu itu,
sistem pernafasan dan paru-paru tengah bekerja secara maksimal.Saat itulah,
darah dari paru-paru akan diambil dan dialirkan ke seluruh bagian organ tubuh
untuk mengisi “pasokan nutrisi” yang akan digunakan untuk beraktivitas.Bukan
hanya itu, penelitian juga membuktikan bahwa pada pukul 3 hingga 5 pagi,
paru-paru tengah mengalami fungsi detoks sehingga proses ini membuat para
penderita batuk mengalami batuk-batuk yang sangat hebat.
Sholat
Dzuhur
Waktu Dzuhur
yang dilaksanakan saat tergelincirnya matahari dari tengah langit hingga
bayangan benda memiliki panjang yang sama dengan benda itu sendiri ini
merupakan salah satu bentuk terapi paling mujarab bagi jantung.
Pada
pukul 11 – 1 siang, kebanyakan manusia tengah mengalami puncak kepenatan
lantaran berbagai kesibukan dan aktivitas yang mereka jalani.
Oleh
sebab itu, menjalankan sholat dzhuhur akan sangat membantu merileksasikan tubuh
dan pikiran terutama karena sholat dzuhur juga dilakukan setelah membasuh tubuh
menggunakan air wudhu yang dapat menjadikan panas jantung yang berlebihan
menjadi normal kembali.
Dengan
kondisi tersebut, maka jantung dapat menjalankan fungsinya dengan sangat baik.
Sholat
Ashar
Waktu Ashar
merupakan waktu yang sangat tepat untuk melakukan terapi kandung kemih. Dimana
kandung kemih sendiri berfungsi untuk mengubah cairan tubuh menjadi air kencing
dan mengeluarkannya sebagai produk eksresi manusia.
Pada
pukul 3 – 5 sore, hawa tubuh manusia dan hawa lingkungan sekitar akan mulai
mengalami proses adaptasi lantaran adanya perubahan hawa lingkungan yang
tadinya panas menjadi dingin.
Proses
ini sangat membutuhkan keseimbangan kimiawi yang membuat tubuh mengalami
keseimbangan metabolisme.
Apabila
proses ini tak berjalan dengan lancar dan seimbang, maka cairan yang tak
bermanfaat dan mengandung racun akan menumpuk dalam tubuh dan dapat menimbulkan
berbagai efek yang negatif.
Sholat
Maghrib
Waktu
Maghrib merupakan saat paling tepat untuk melakukan terapi ginjal. Sebab saat
itu, hawa udara sekitar akan semakin menurun sehingga membuat sistem organ
dalam tubuh harus menyesuaikan diri dengan energi yang ada di lingkungan
sekitar.
Apabila
ginjal mengalami penurunan energi panas, maka kinerja ginjal dapat mengganggu
kinerja organ lainnya seperti limpa kecil dan paru-paru. Padahal, ginjal yang
berkaitan erat pula dengan kinerja kandung kemih ini akan mengatur tulang,
sumsum dan otak manusia.
Bukan
hanya itu, ginjal juga bertanggung jawab untuk menjaga kinerja sistem
reproduksi, berperan penting dalam proses metabolisme air, mengendalikan cairan
tubuh, serta menjaga keseimbangan panas dan dingin yang sangat berpengaruh bagi
kinerja tubuh.
Sholat Isya’
Waktu Isya’
adalah waktu pendinginan bagi tubuh, setelah sibuk beraktifitas pada siang
hari.
Perikardium
merupakan lapisan yang terletak di bagian bawah kulit dan diantara otot-otot
yang berfungsi membuang kelebihan energi dari jantung dan mengalihkannya pada
titik-titik Laogong (mengurangi suhu tubuh selama menderita demam) yang
terdapat pada pusat telapak tangan.
Kelebihan
energi tersebut kemudian akan dilepaskan secara alami hingga terjadinya
stabilitas energi pada jantung. Saat pukul 7-9 malam, suhu udara yang mulai
rendah dari suhu tubuh membuat tubuh membutuhkan penyesuaian sistem energi
dalam tubuh manusia agar terjadi penyesuaian.
Dan
sholat Isya, membuat terjadinya penurunan kinerja organ internal yang telah
dipenatkan dengan berbagai aktivitas sehari-hari.
Sehingga
Isya, kerap disebut sebagai waktu pendinginan dari seluruh sistem organ dan
saraf sehingga tubuh dapat istirahat dengan baik pada malam hari.
Sumber: suara21.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar